15
8
0
Level4
2013-03-06 131 Lihat
Pas di kantor, saya tiba-tiba pengen banget makan sushi. Sayangnya, saya harus cabut liputan ke fX. Eh, tapi pas sampe di sana, ternyata saya lihat ada gerai Ichiban Sushi. Lumayan, bisa memuaskan sedikit keinginan saya untuk makan sushi. Akhirnya, saya putuskan beres liputan saya mau makan di sana.Tempatnya sendiri tidak terlalu besar, tapi memanjang. Jadi, selain memakai salah satu gerai yang ada mereka juga menempatkan kursi-kursi di koridor depan dengan dibatasi oleh pagar setinggi pinggang
Baca Ulasan Lengkap
Pas di kantor, saya tiba-tiba pengen banget makan sushi. Sayangnya, saya harus cabut liputan ke fX. Eh, tapi pas sampe di sana, ternyata saya lihat ada gerai Ichiban Sushi. Lumayan, bisa memuaskan sedikit keinginan saya untuk makan sushi. Akhirnya, saya putuskan beres liputan saya mau makan di sana.

Tempatnya sendiri tidak terlalu besar, tapi memanjang. Jadi, selain memakai salah satu gerai yang ada mereka juga menempatkan kursi-kursi di koridor depan dengan dibatasi oleh pagar setinggi pinggang dari restoran di sebelahnya. Nuansa Jepangnya sendiri cukup terasa dengan dekorasinya yang didominasi warna merah, gambar di dinding, dan kursi-kursi kayu. Begitu duduk, saya langsung dihampiri pelayan yang memberikan buku menu. Setelah memilih selama beberapa saat, akhirnya saya putuskan untuk memesan tiga jenis menu.
58 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
57 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Menu yang datang pertama adalah tamagoyaki. Di manapun kedai sushi berada, saya pasti selalu memesan menu ini. Entah kenapa, menurut saya dadar yang enak disantap dingin dan rasanya agak manis ini jadi favorit lidah saya. Begitu juga dengan Ichiban. Rasanya manis meskipun hangat karena baru dimasak. Bentuknya sendiri bukan lonjong ala Sushi Tei, tapi dibentuk menyerupai kipas.

Menu kedua yang tiba adalah kani mayo salad. Ini adalah sejenis sushi yang namanya gunkan. Isinya ada nasi yang di atasnya diberi campuran antara kani (kepiting) dengan dan salad yang dicampur sama mayonaise kemudian dibalut dengan nori atau rumput laut. Meski porsinya agak besar, tapi kuantitasnya hanya dua. Jadi kurang puas >_<. Tapi, overall saya sih suka sama rasanya.

Terakhir, pesanan saya lagi-lagi ada favorit saya. Gyozaaa! Yap, makanan ini benar-benar jadi kesukaan saya banget bareng sama Tamagoyaki. Saking sukanya, saya sering diomelin pacar karena kalau ke Sushi Tei, pasti dua menu ini ada dalam daftar pesanan saya. Gyoza di sini ukurannya sedikit lebih besar daripada gyoza di Sushi Tei tapi jumlahnya lebih sedikit. Rasanya tetap enak dan yummy dengan daging ayam cincang dan daun bawang di dalamnya.
18 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
24 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
31 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-01-29