1
1
1
Level4
2013-09-10 74 Lihat
Halo OpenricersKembali saya ingin mereview salah satu restoran yang berada di bilangan Hayam Wuruk, tepatnya di The Food Place. d’Omelette merupakan restoran yang membuka restorannya pertama kali di kota kasablanca, dan yang berada di The Food Place merupakan cabang keduanya. Sesuai namanya, restoran ini memang menjadikan telur sebagai menu utama. Letak d’ Omelette sendiri diapit oleh Pizza Hut dan Duck King. Sebelum ditempati d’Omelette, tempat tersebut pernah ditempati oleh Jessylin Cake. Suas
Baca Ulasan Lengkap
Halo Openricers

Kembali saya ingin mereview salah satu restoran yang berada di bilangan Hayam Wuruk, tepatnya di The Food Place. d’Omelette merupakan restoran yang membuka restorannya pertama kali di kota kasablanca, dan yang berada di The Food Place merupakan cabang keduanya. Sesuai namanya, restoran ini memang menjadikan telur sebagai menu utama. Letak d’ Omelette sendiri diapit oleh Pizza Hut dan Duck King. Sebelum ditempati d’Omelette, tempat tersebut pernah ditempati oleh Jessylin Cake.
19 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Suasana & Environment
23 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
21 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
16 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
18 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Dekorasi dari d’omelette didominasi oleh unsur kayu dan juga dinding yang menggunakan batu bata, terasa seperti rumah - rumah di pedesaan di Eropa. Di dindingnya terdapat beberapa gambar yang mengambarkan kota London, ada juga beberapa papan tulis yang digantung yang ditulisi dengan nama – nama menu dari d’Omelette dan juga terdapat juga botol – botol minuman yang ditaruh di atas rak yang terbuat dari kayu yang panjang. Yang paling aku suka ada ornament jam dinding besar yang digantung di tengah ruangan dan diapit dua lampu tempel, lucu banget. Dan di situ juga ada wastafel untuk mencuci tangan. Lampunya juga cukup unik, menggunakan kap berbentuk bulat, terlihat seperti akuarium ikan yang bentuknya bulat, cuma ini bedanya isinya lampu jadi terang


Menu yang disajikan oleh d’Omelette kebanyakan makanan yang berunsur western. Selain menu berunsur telur ada juga pasta, main course yang berunsur ikan dan daging, ada juga dessert seperti waffle dan chocolate mouse dan bermacam – macam minuman. Dan berikut ini menu yang kami pesan.
27 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Rainbow Waffle Rp. 28.000

Menu ini merupakan salah satu signature dish dari d’omelette. Tentunya karena signature dish, saya mempunyai ekspektasi yang tinggi untuk menu yang satu ini. Padahal awalnya saya lebih tergiur dengan menu paradise waffle karena isinya yang lebih menarik. Tapi, pada akhirnya saya memutuskan untuk memesan rainbow waffle karena embel – embel signature dishnya. Disajikan di piring bulat berwarna putih, wafflenya sendiri nampak cantik dengan warna pink, hijau dan kuning. Di atasnya ditaruh satu scoop ice cream vanilla dan satu buah strawberry yang dibelah menjadi empat bagian, tapi tidak sampai putus. Di samping ice creamnya diberikan wafer stick atau bisa kita sebut astor dan kemudian disiram dengan saus coklat. Pada saat saya mencicipi waffle, saya merasa menu satu ini sepertinya kurang pantas untuk menyandang title signature dish. Rasa wafflenya plain, saya kira wafflenya akan mempunyai rasa yang berbeda untuk tiap warnanya, dimakan dengan ice cream vanilla sedikit menolong rasa dari waffle ini. Dan yang membuat saya kecewa untuk ukuran satu scoop ice cream, ice cream vanillanya sangat sedikit dan datang dengan keadaan yang sudah meleleh. Oh yah untuk topping asli di atas ice cream vanillanya seharusnya yang digunakan adalah cherry, cuma karena sedang kehabisan mereka menggantinya dengan strawberry. Rasa astornya pun biasa saja, rasanya sama seperti astor pada umumnya.
26 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Choice of Tea, Green Tea Rp. 16.000

Untuk menemani aku menyantap waffle, aku memilih hot tea dengan green tea flavour. Disajikan di cangkir putih yang berukuran sedang. Tehnya sendiri menggunakan teh merk Dilmah, yang pastinya udah dikenal karena keharumannya. Rasa tehnya sendiri enak dan harum.
29 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Egg Benedict RP 48.000

Egg benedict sendiri merupakan salah satu menu sarapan yang biasa disantap oleh orang Amerika. Disajikan dalam piring putih bulat sama seperti piring untuk menyajikan waffle aku. Terdiri dari dua lembar roti panggang yang di atasnya ditaruh dua buah poached egg, dihidangakan bersama dengan dua lembar beef bacon, potato wedges yang digoreng, sebuah strawberry dan hollandaise sauce. Walaupun ini pertama kalinya saya mencoba egg benedict, setahu saya kuning telurnya seharusnya masih agak cair, tapi di sini telurnya matang dan juga sausnya terasa aneh. Setahu saya hollandaise sauce merupakan campuran dari kuning telur dan butter cair, mungkin asam yang saya rasakan berasal dari sari lemon, dan juga seharusnya sausnya terlihat creamy, tapi ini seperti mentega cair yang dituang di atas poached eggnya. Mungkin karena ini pertama kalinya saya mencoba menu ini, sehingga lidah saya mungkin kurang cocok dengan rasa dari menu yang satu ini, baconnya juga berasa biasa saja, malah cenderung hambar, yang paling mending dari hidangan ini hanya potato wedgesnya, lumayan lembut walaupun bukan potato wedges terenak yang pernah saya makan, tapi cukup okelah. Sebelumnya saya pernah membaca review tentang egg benedict d’omelette yang berada di kota kasablanca dari blog salah seorang food blogger. Ia juga mengeluhkan egg benedictnya yg kuning telurnya matang. Saya pikir karena berbeda lokasi bisa saja berbeda, tapi ternyata sama saja, jadi merasa agak kecewa sama taste makanan di sini.

Pelayanan cukup baik, pas kita duduk ada waiter yang langsung menghampiri, tapi sewaktu menunggu pesanan kami datang agak lama keluarnya, apalagi pesanan waffle aku, padahal cuma waffle dan ga banyak topping, tapi kenapa pesanan egg benedict yg lebih banyak isinya malah duluan keluar.
Untuk tempatnya sendiri cukup bersih, tidak ada kotoran terlihat. Cuma saat ada perkakas bekas makan dan customer sudah pergi, waiternya tidak langsung membereskannya, padahal keadaan tidak terlalu ramai saat itu.

Mungkin kalau untuk tempat nongkrong, d’omelette cukup cozy untuk didatangi, ada juga colokan jika ingin menggunakan laptop atau mencharger handphone. Untuk rasa biasa saja, tidak terlalu istimewa. Tapi, saya masih ingin mencoba menu main course dan beberapa macam menu dessert yang cukup menarik perhatian saya. Karena baru grand opening, d’omelette memberikan diskon 50%, food only dan hanya untuk dine in saja. Yah bolehlah dicoba, tapi jangan terlalu berekspektasi tinggi untuk rasa makanan di sini kalau tidak mau kecewa. Sayang sekali, tempat yang cukup cozy untuk kongkow-kongkow, tapi tidak diimbangi dengan rasa makanan yang baik. Sekian review dari saya openricers, sampai bertemu lagi di review berikutnya.
Happy Eating everybody ^_^
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Jenis Makanan
Makan Siang