9
1
0
Level3
67
33
2013-05-28 68 Lihat
Pas si bos tugas ke luar kota, pas ada undangan lunch gathering dari Openrice nih… lucky me! Jarang sekali saya bisa ikutan gathering siang karena jamnya terlalu lama melewati standard lunch hour, makanya kesempatan langka ini takkan saya sia-siakan.Delicato, sebuah resto cozy yang berlokasi strategis di Tarogong, Jakarta Selatan. Kebetulan lokasi ini memang sudah familiar buat saya karena tidak jauh dari kantor maupun rumah. Bagi yang kurang familiar dengan area ini, sebagai patokannya tinggal
Baca Ulasan Lengkap
Pas si bos tugas ke luar kota, pas ada undangan lunch gathering dari Openrice nih… lucky me! Jarang sekali saya bisa ikutan gathering siang karena jamnya terlalu lama melewati standard lunch hour, makanya kesempatan langka ini takkan saya sia-siakan.
Delicato, sebuah resto cozy yang berlokasi strategis di Tarogong, Jakarta Selatan. Kebetulan lokasi ini memang sudah familiar buat saya karena tidak jauh dari kantor maupun rumah. Bagi yang kurang familiar dengan area ini, sebagai patokannya tinggal cari Hero Supermarket atau Starbucks Tarogong yang mengapit Delicato, di seberangnya juga ada pom bensin, dan dekat dengan Hotel Kristal.

Inside The Restaurant
Kapasitas Delicato tidak terlalu besar hanya sekitar 30-35 orang dengan area indoor & outdoor. Jika datang di siang hari saat matahari sedang bersinar terik, duduk di dalam resto ini jadi terasa sangat nyaman karena suasananya yang cozy, homey, dan tentunya sejuk dengan bantuan AC. Interiornya dibuat seperti trattoria di italia dengan taplak kotak-kotak merah-putih, meja dan kursi kayu, hiasan vintage poster di dinding, dan lighting yang temaram. Di salah satu dinding bagian samping ada papan tulis besar tempat menuliskan menu-menu "Special Chef" yang berganti setiap bulannya. Sisi dinding satunya dipasang cermin besar sehingga memberi kesan lebih luas pada ruangan. Tak ketinggalan ada musik ala Italia yang menambah nyaman suasana di dalam resto.
39 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
The Foods
60 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Setelah menunggu (para Openricers yang telat) cukup lama, dimulai juga gathering ini dengan dikeluarkannya makanan-makanan lezat nan menggugah selera. Berikut liputannya:
44 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Tortelloni (45k) - Fresh pasta stuffed with minced beef
Sebagai hidangan yang keluar nomor satu, ternyata rasanya nomor satu juga loh! Konsepnya mirip dengan ravioli yaitu pasta yang di dalamnya ada isinya, tapi bentuk dan isinya berbeda. Pastanya sudah tentu home made, dengan ketebalan yang pas sehingga rasanya balance dengan isi dan saus cream-nya. Isian daging sapi cincangnya empuk, dibumbui dengan pas.. dan akhirnya.. saus cream bersama keju mozarella serta taburan parmesan yang menyatukan hidangan ini menjadi enak, creamy dan gurih. This is my favorite one!

Penne Gamberi (48k) - Penne with shrimp in tomato sauce
Penne dengan udang yang dimasak dengan saus marinara. Menurut sang chef, herbs yang digunakan adalah basil dan oregano, dengan home made tomato sauce yang rasanya pas tidak terlalu asam. Topping udangnya cukup besar, lumayan banyak jumlahnya, dan kualitas udangnya baik. Pastanya sendiri dimasak dengan pas, meskipun tidak bisa dibilang al dente karena terasa cukup empuk, melebihi al dente tapi tidak sampai overcooked. Not bad, tapi secara keseluruhan rasanya tidak terlalu istimewa untuk saya, just a penne dish with shrimp in tomato sauce, that's all.
39 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Deluxe Pizza (regular 65k, large 85k)
Thin crispy pizza has Italia yang berisi beef pepperoni, beef sausage, sliced black olive, mushroom, red & green paprika, onion, tomato sauce, and mozzarella. Pizza dough-nya benar-benar tipis dan crispy, ketika dimakan bagian pinggirannya sampai bunyi kriuk-kriuk gitu.. Untuk keseluruhan rasanya enak, khas home made Italian pizza. Semua pizza disini tersedia dalam 2 ukuran yaitu regular dan large, jadi bisa disesuaikan dengan jumlah orang. Pastinya untuk Openricers dihidangkan yang ukuran large (8 slices)… baik hati yah Delicato ini, mungkin ownernya tau kalau Openricers memang jagonya makan semua yah.. hehehe...
42 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Pollo ala Diavolla (85k) - Half chicken with roast potato and vegetables
Setengah ekor ayam yang dipanggang dengan bumbu chilli flakes di bagian luarnya, dimakan dengan mushroom gravy sauce. Side dish berupa roast potato dengan taburan herbs dan mix salad dengan dressing thousand island. Kata salah satu Openricers yang pernah tinggal di Italia, 'diavolla' artinya setan, maksudnya hidangan ini pedas/panas. Setelah dicoba, ternyata ga pedas tuh.. hahaha.. ternyata beda standar pedasnya lidah eropa dengan Indonesia yah. Ayamnya cukup besar, empuk, matang sempurna, hanya sayang kalau menurut saya marinasi dasar (salt & pepper) kurang meresap sehingga daging bagian dalam tidak ada rasanya. Mungkin kurang lama marinasinya, apalagi ayamnya cukup besar dan tebal dagingnya. Roast potato dan salad tidak ada masalah, tapi mushroom gravy-nya asin parah! Saya yang sudah terbiasa mengurangi garam sungguh tersiksa kalau harus makan dengan saus ini.

Petto Valdostana (50k) - Chicken breast stuffed with smoked beef
Satu lagi hidangan ayam, berupa dada ayam utuh yang di-stuffed dengan smoked beef dan mozarella. Konsepnya sama dengan cordon blue, hanya finishingnya berbeda. Jika cordon blue dilapisi breadcrumbs, yang ini hanya di-pan seared lalu disiram mushroom sauce. Side dish hanya berupa mashed potato dengan taburan herbs. Tidak ada masalah dengan stuffed chicken, standar seperti cordon blue, tapiiii mushroom sauce sama asinnya dengan hidangan sebelumnya. Lebih parah lagi, yang ini mashed potatonya juga asin! Sebenarnya saya suka tekstur mashed potatonya yang masih agak sedikit kasar tapi tetap lembut dimakan, hanya ga kuat dengan asinnya. Semua Openricers pun berpendapat sama soal asinnya.

Grilled Fish - Grilled dory with mix salad
Fillet ikan dory di-grill dengan garlic lemon butter, disajikan bersama mix salad dengan balsamic vinaigrette dan olive oil. Sebenarnya ikan dory merupakan kesukaan saya, namun sayang di menu ini ikannya terlalu asin, mungkin karena ikan dory sendiri sudah agak asin dengan garlic butter yang mungkin asin juga, jadinya berlipat ganda asinnya. Sangat disayangkan karena saya jadi tidak bisa menikmati fillet ikannya, justru mixed saladnya yang enak karena saya suka balsamic vinaigrette yang segar dan kaya rasa.
38 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Tagliatta Dimanzo (115k) - Sliced sirloin steak with butter rice
Sirloin steak yang di-sliced dengan topping sauted sliced mushroom dihidangkan bersama butter rice bercampur potongan-potongan kecil sayuran. Sirloin steak dimasak dalam tingkat medium, namun karena hidangan ini sudah cukup lama keluar baru akhirnya kami makan, dagingnya sudah seperti medium-well. Daging yang digunakan juga daging lokal, jadi memang agak sedikit keras/alot. Tidak ada yang spesial untuk butter rice, hanya nasi ditumis dengan sayuran sampai agak kecoklatan, tanpa bumbu tertentu hanya salt & pepper saja. Waitress yang mengantarkan hidangan ini mengatakan, seharusnya ada mushroom sauce untuk makan steaknya, yang akan menyusul keluar. Tapi sampai akhirnya menu ini habis dikeroyok Opernricers, ga datang juga tuh sausnya.

Filleto Con Gamberi (78k) - Grilled tenderloin and shrimp
Grilled tenderloin yang disajikan dengan udang, menurut sang head chef memang hidangan ini sengaja memadukan daging (red meat) yang bersaus creamy dengan seafood sehingga menjadi variasi baru. Daging dihidangkan pada tingkat kematangan well done (meskipun kata chef-nya medium well) tetapi masih cukup empuk dan tidak sampai jadi kering/keras meskipun sama-sama daging lokal juga. Saus zingara yang diletakkan dibawah tenderloin terasa enak dan bagusnya tidak keasinan seperti mushroom sauce di dua hidangan sebelumnya. Side dish berupa mashed potato yang lembut (untungnya yang ini tidak keasinan, leganya!) dan sauted vegetables yang kematangannya pas. Semua komponen hidangan ini menurut saya yang paling pas perpaduannya, juga pas rasanya. Kalau mau dicari kekurangannya cuma satu, yaitu udangnya yang pelit karena cuma seekor saja jadi seperti garnish belaka.

The Drinks
39 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Italian Soda: Mojito & Cherry Cola
Italian soda basically soda water dengan sirup yah.. untuk cherry cola saya kurang suka karena rasa sirup cherry-nya agak aneh, seperti airnya manisan cherry dalam botol gitu x(. Kalau mojito memang sudah banyak dikenal ya, dengan campuran mint dan lemon. Ketika mengantarkan mojito, waitress nya berpesan, mojito ini lebih enak kalau ditambahkan beberapa tetes Tabasco. Kami semua terheran-heran dengarnya. Tabasco, beneran nih? Ga kebayang kayak apa jadinya ya… Awalnya kami semua mencicipi versi aslinya sebagaimana dihidangkan, agak asam dan sedikit wangi aroma mint dan bersoda. Baru ketika di akhir setelah selesai makan, karena masih banyak mojitonya, kami coba juga dituangi beberapa tetes Tabasco. Tak disangka, enak lho! IMO yah.. kalo saya sih suka karena rasanya jadi unik banget, ada sedikit asin, pedas, bahkan jadi ada sebersit rasa manisnya. Meskipun enak, tapi mesti hati-hati meminumnya karena agak pedas, kalo sampai tersedak bahaya nih hehe.. Beberapa Openricers yang lain ga suka sih, apalagi yang ga suka pedas dan mungkin terlalu aneh buat mereka.

Oreo Strawberry Ice
Terbuat dari strawberry ice cream di-blend dengan susu dan biskuit oreo, jadinya seperti milkshake sih sebenarnya. Meskipun ice cream yang digunakan bukan home made Delicato sendiri, tapi katanya es krim impor lho.. makanya rasanya enak, tidak eneg karena ada aroma ice cream strawberry dan tekstur dari biskuit oreo. Manisnya pas, dan tidak terlalu kental. Garnish-nya simple berupa biskuit oreo yang mengambang di bagian atas. Minuman ini yang paling laris dan habis duluan, soalnya memang paling enak diantara yang lain.

Lychee & Peach Ice Tea
Ice tea yang diberi sirup lychee dan peach. Tidak terlalu istimewa sih, apalagi basically saya bukan penggemar teh. Ketika diminum di awal pas baru disajikan masih lumayan berasa aroma sirup lychee & peach, namun ketika sudah selesai makan, si teh ini rasanya sudah benar-benar jadi hambar bahkan aroma teh pun sudah memudar, mirip air putih saja…
44 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Chocolate Melt (30k)
Chocolate cake yang terbuat dari terigu, coklat, butter, dan telur. Topping ice cream bisa dipilih antara coklat, strawberry, atau vanilla. Cake coklatnya lembut, empuk dan hangat dengan bagian tengah yang melted (seperti lava cake kurang lebih), jadi perpaduan panas-dingin jika dimakan bersamaan dengan ice cream vanilla yang manis. Sayang ketika dihidangkan es krimnya sudah meleleh, difoto pun tampaknya tidak bagus lagi.. rupanya dessert ini sudah disiapkan agak lama sebelum dihidangkan. Garnishnya simple banget hanya sebatang pocky coklat dan daun mint, se-simple kuenya. Dessert ini enak, terasa cukup kuat coklatnya, tapi untuk saya pribadi terlalu manis meskipun warnanya gelap seperti dark chocolate. Dan.. si hitam manis ini pun menjadi penutup yang manis buat kami para Openricers yang hadir siang itu.

Delicato Crew & Service
Dalam hal service tentunya kami dilayani dengan baik karena memang ada acara khusus yaitu gathering dari Openrice, dan setiap makanan yang keluar dijelaskan ingredient/cara memasaknya. Terlebih lagi siang itu memang resto cukup sepi, selain kami yang 'menguasai' satu meja panjang, hanya ada 3 meja lain yang terisi. Dari yang saya lihat di meja customer lain, waitress dan waiternya sigap dan ramah. Hidangan pun tidak terlalu lama keluar. Untuk kami para Openricers, berkesempatan berbincang dan sedikit tanya jawab dengan sang head chef di akhir acara. Head chef Mulyadi memang piawai meracik hidangan bercita rasa Italia karena sebelumnya berpengalaman bekerja di kapal pesiar Italia. Untuk di Delicato ini, beliau memadukan taste asli Italia dengan citarasa yang disesuaikan untuk lidah orang Indonesia, menghasilkan makanan Italia yang lebih kaya rasa dan pastinya mammamia lezato.

Summary
Delicato sungguh terasa nuansa Italia-nya, baik dari makanan maupun suasana restonya. Berhubung saya belum pernah ke Italia langsung, mungkin ini bisa jadi gambaran seperti apa suasana disana yah.. Satu hal lagi, harga makanannya affordable, ga menguras kantong dan sesuai dengan jenis/kualitas makanan yang kita dapatkan.. jadi jangan ragu datang ke Delicato yah! Saya pribadi puas banget dengan acara gathering Openrice kali ini, it's a real 'escape' for me.
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Pembelanjaan per orang
Rp75000 (Makan Siang)
Makanan Rekomendasi
  • Tortelloni
  • Filleto Con Gamberi
  • Mojito with Tabasco