88
14
0
Level4
117
6
2013-12-02 187 Lihat
Hari Jumat siang memang waktunya makan besar, hihi. Dan kebetulan sekali bos sedang dinas luar kantor, saya dan beberapa rekan kantor pun berencana makan ke Central Park Mall yang jaraknya lumayan dekat dari kantor kami di Kebun Jeruk. Kami sudah merencanakan untuk makan siang di Mie Tarik Laiker yang berada di lantai basement mall tersebut. Seperti biasanya, kedai mie ini selalu dipenuhi oleh pengunjung pencinta mie. Saat kami datang pun, semua meja penuh terisi dan kami pun harus berbagi meja
Baca Ulasan Lengkap
Hari Jumat siang memang waktunya makan besar, hihi. Dan kebetulan sekali bos sedang dinas luar kantor, saya dan beberapa rekan kantor pun berencana makan ke Central Park Mall yang jaraknya lumayan dekat dari kantor kami di Kebun Jeruk. Kami sudah merencanakan untuk makan siang di Mie Tarik Laiker yang berada di lantai basement mall tersebut.

Seperti biasanya, kedai mie ini selalu dipenuhi oleh pengunjung pencinta mie. Saat kami datang pun, semua meja penuh terisi dan kami pun harus berbagi meja dengan pengunjung yang lain. Meski tempatnya tidak terlalu besar, kedai mie ini bisa menampung cukup banyak pelanggan. Dikarenakan susunan kursi dan meja yang dibuat cukup berdempet atau berdekatan jaraknya satu sama lain, hingga ada juga yang diletakkan keluar dari batas kedai. Jadi bisa dibayangkan hiruk pikuknya suasana disini yang menyebabkan agak sulit untuk berjalan diantara lorong-lorong meja. Dan ramainya suara obrolan, tertawa sampai-sampai sangat sulit memanggil pelayan karena saking riuhnya.

Karena faktor meja dan kursi yang jumlahnya cukup banyak dan berdempetan tadi, dekorasi resto ini difokuskan pada dekorasi dinding dan atapnya. Selain lampu-lampu yang menggantung di atap, dinding resto ini memiliki dekorasi yang berbeda di kedua sisinya. Sisi pertama, semua dinding dilapisi oleh parket kayu dan dihiasi dengan pajangan-pajangan gambar dari menu-menu yang disajikan di resto ini. Sedangkan disisi lainnya, dinding putih polos dihiasi dengan lukisan atau gambar yang cukup terkenal di dunia seperti Candi Prambanan, Menara Pisa, dan lain sebagainya.
26 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
25 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Ohya, dapur pembuatan mie di kedai ini terletak di depan dan cukup terbuka karena hanya dibatasi kaca. Sehingga sambil menunggu pesanan kita bisa lihat sang koki yang sedang membuat mie. Adonan mie ditarik-tarik, di lempar-lemparkan ke atas, ditarik lagi, mungkin itu juga kenapa disebut mie tarik, hehe
.
26 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Saat itu saya memesan Mie Tarik Saus Krim Italy (Rp. 30.000). Satu porsi terdiri dari cukup banyak mie dengan potongan sosis sapi dan udang diatasnya. Tidak lupa tambahan daun selada sebagai sayuran pelengkapnya. Jujur, cukup unik juga ya penggunaan daun selada ini, yang biasanya menjadi lalapan, namun kali ini menggantikan sawi hijau sebagai teman makan mie, hehe. Tekstur mie disini kenyal dan berbentuk bulat cukup besar. Yang menjadi juara adalah saus krim italy yang yummy abis, rasa nya seperti lelehan keju namun dengan rasa asin dan gurih yang pas. Ohya, hati-hati menuangkan sambal cair ya, karena saus sambal cair disini cukup pedas, hihi.
42 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Untuk minumnya, saya memesan Teh Tawar Hangat (Rp. 6.000). Porsi teh tawar cukup besar, namun sepertinya tidak bisa di refil.
53 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Bagi pencinta mie, sangat boleh dicoba untuk mampir ke kedai mie yang satu ini
.

(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-10-25
Pembelanjaan per orang
Rp40000 (Makan Siang)
Makanan Rekomendasi
  • Mie Tarik Saus Krim Italy