12
3
0
Level4
Hallo Openricers!Saya mau berbagi cerita mengenai pengalaman saya sewaktu ikut gathering Openrice di Imperial Chef yang berada di Mall Taman Anggrek tanggal 7 Januari 2013. Ini adalah gathering ke-4 yang saya ikuti. Acara dimulai jam 18.30. Di tempat acara sudah ada ownernya tapi tidak tahu siapa namanya Sang owner dengan ramah mempersilahkan para Openricer untuk menempati meja yang telah disediakan. Resto ini adalah resto chinese food yang merupakan satu group dengan Duck King, hanya yang mem
Baca Ulasan Lengkap
Hallo Openricers!

Saya mau berbagi cerita mengenai pengalaman saya sewaktu ikut gathering Openrice di Imperial Chef yang berada di Mall Taman Anggrek tanggal 7 Januari 2013. Ini adalah gathering ke-4 yang saya ikuti. Acara dimulai jam 18.30. Di tempat acara sudah ada ownernya tapi tidak tahu siapa namanya
Sang owner dengan ramah mempersilahkan para Openricer untuk menempati meja yang telah disediakan.

Resto ini adalah resto chinese food yang merupakan satu group dengan Duck King, hanya yang membedakan di Imperial Chef menyajikan menu non halal sedangkan di Duck King menyajikan menu halal. Saat memasuki ruangan resto, di sebelah kanan terdapat akuarium berisi berbagai jenis ikan yang digunakan untuk menu masakan ikan, jadi bukan hanya sekedar pajangan saja. Interior ruangan didesain didominasi dengan warna cokelat dan uunsur kayu dengan menampilkan unsur budaya china dengan ukiran huruf china di pembatas ruangan dan terdapat dinding dari batu di sebelah pojok ruangan. Ukuran resto cukup besar, mejanya ada yang bundar dan persegi panjang. Di sebelah pojok kiri ruangan kita bisa menyaksikan live cooking dari sang chef.

Makanan yang ditawarkan di resto ini adalah chinese food, mulai dari menu bebek, ikan, sapi, ayam, udang sampai berbagai macam sayur dan juga dimsum. Untuk acara gathering ini kami disajikan 3 jenis makanan yang menjadi signature dari resto ini, antara lain Fillet Ikan Hidup dengan Saus Asam Pedas, Ayam Goreng dengan Cabe Kering, Sapi Iris Rebus dengan Kuah Pedas ala “Szechuan”. Sebelum semua menu itu disajikan, kami diperlihatkan berbagai bahan dasar untuk membuat menu ala szechuan, semua bahannya diimport langsung dari Szechuan. Sang Chef yang asli berasal dari China secara langsung menjelaskan kepada para Openricer mengenai makanan yang disajikan yang diterjemahkan oleh sang owner.
29 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
20 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Fillet Ikan Hidup dengan Saus Asam Pedas
Menu ini adalah soup ikan hidup yang dimasak dengan saus asam pedas. Ikan yang dipakai adalah ikan malas. Tapi tidak harus selalu ikan malas, tergantung customer ingin memakai ikan apa. Ikannya langsung diambil dari akuarium dan dimasak saat itu juga, jadi tidak memakai ikan yang frozen, makanya disebut ikan hidup. Di dalam menu ini daging ikannya di fillet dan tulangnya digoreng untuk dijadikan kaldu. Selain itu isinya ada soun dan jamur. Rasanya enak, daging ikannya sangat lembur, kuahnya yang asam pedas membuat tubuh menjadi hangat. Ternyata menu ini mempunyai khasiat untuk menambah nafsu makan, menghangatkan tubuh.
35 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Ayam Goreng dengan Cabe Kering
Menu yang satu ini menjadi favorit saya di antara menu yang lain. Daging ayamnya dipotong kecil-kecil dan digoreng kering menggunakan cabe yang diimport dari szechuan. Rasanya asin, pedas dan gurih. Ada taburan wijen di atasnya. Enak banget dimakan dengan nasi hainam.
33 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Sapi Iris Rebus dengan Kuah Pedas ala “Szechuan”
Menu ini enak juga, daging sapinya benar-benar empuk dan kuahnya sangat pedas karena memakai cabai asli dari szechuan. Cara memakannya jangan terlalu terburu-buru karena rasa pedasnya bisa membuat tenggorokan menjadi sakit.
37 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Overall makanan di sini enak-enak cuma karena porsinya kurang banyak, terlalu sedikit
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-01-07