6
0
0
Level2
29
4
OpenRicers, ini kali pertama saya mencicipi kuliner di Samarra Restaurant. Saya tahu tentang restoran ini dari sebuah majalah wanita. Kebetulan, saya sedang mencari restoran yang menyajikan menu ala Timur Tengah. Jadilah Rabu siang lalu saya mampir kemari. Suasana restoran dari luar kelihatan sepi. Saya masuk dan diajak naik oleh pelayan. Ruangannya temaram karena diterangi oleh lampu bercahaya kuning. Kalau diperhatikan, sepertinya, bagian bawah restoran adalah bar. Berbagai minuman disusun rap
Baca Ulasan Lengkap
OpenRicers, ini kali pertama saya mencicipi kuliner di Samarra Restaurant. Saya tahu tentang restoran ini dari sebuah majalah wanita. Kebetulan, saya sedang mencari restoran yang menyajikan menu ala Timur Tengah. Jadilah Rabu siang lalu saya mampir kemari.
55 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Suasana restoran dari luar kelihatan sepi. Saya masuk dan diajak naik oleh pelayan. Ruangannya temaram karena diterangi oleh lampu bercahaya kuning. Kalau diperhatikan, sepertinya, bagian bawah restoran adalah bar. Berbagai minuman disusun rapi di dalam lemari antik. Beberapa peralatan shisa diletakkan di atas meja bar. Tidak ada pembeli sama sekali. Hanya ada seorang pelayan di balik meja bar.

Di lantai atas, sejumlah meja makan tertata rapi. Ada sekitar sepuluh orang pengunjung duduk mengelilingi meja bulat panjang. Dekorasi Samarra Restaurant benar-benar khas Timur Tengah, OpenRicers. Mejanya saja berbentuk unta hehehe.
Ornamen-ornamen lain seperti patung laki-laki bersorban atau perempuan berkerudung di sana-sini semakin mendukung nuansa Timur Tengah ini.
48 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Di atas meja, peralatan makan tersusun rapi. Serbet merah dibentuk seperti kelopak bunga. Ada yang beda, nih. Peralatan makannya, yakni sendok dan garpu, terbuat dari kuningan asli. Kata pelayannya, sih, peralatan makan ini diimpor khusus dari Thailand. Kalau pesan pun tidak langsung ada. Harus menunggu beberapa bulan. Wow.
51 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Saya membaca buku menu panjang berwarna biru dan memesan beberapa menu yang terdengar agak asing di telinga. Saya lagi pengin makan daging kambing. Jadi, menu yang saya pesan serba-kambing, namun yang belum pernah saya coba sebelumnya.
76 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Menu pertama adalah Sate Kambing Kapuran Camaram (Semarang). Satu porsi berisi sepuluh tusuk sate. Harganya Rp48.000,00. Sate kambing berbumbu kecap ini ditaburi bawang goreng yang renyah dan gurih. Bagian atasnya dihiasi daun kemangi dan buah jeruk. Rasanya lumayan enak. Daging kambingnya besar-besar dan empuk. Menu disajikan di wadah yang terbuat dari terakota. Unik.
55 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Menu kedua adalah Krengsengan Kambing Samarra. Harga satu prosinya Rp68.000,00. Wah, saya tidak menyangka satu porsinya banyak begini. Krengsengan Kambing Samarra kuahnya berasa asam manis. Ada gurihnya juga, sih, soalnya bersantan. Daging kambingnya pipih semua. Tidak ada tulang sama sekali. Empuuuk banget. Love it! Kuahnya dilengkapi potongan tomat, cabai, emping dan baby potatoes. Yang kuning-kuning itu emping ya, OpenRicers. Lidah saya cocok banget sama menu ini. Apalagi daging kambingnya banyak pula. Puas. Kenyaaang.
50 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Baidewei, acarnya lain daripada yang lain. Ini memang acar khas Timur Tengah. Isinya paprika merah, parika hijau, dan nenas. Semuanya diiris panjang-panjang. Ada kismis juga. Rasa asamnya beda karena acar ini difermentasi dulu. Segaaarrr. Bikin enggak enek setelah makan daging kambing.
54 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Minumannya? Saya pesan Es Campur Air Tebu. Harganya Rp40.000,00. Benar-benar, deh, saya tidak salah pilih minuman ini. Enak banget!
Air tebu manis dicemplungi macam-macam potongan buah berbentuk segi empat seperti melon, nenas, pepaya, semangka, dan ada cincau hijau juga. Bagian atasnya dikasih es serut, kemudian disiram markisa. Jadi, biji-biji markisa mempercantik penampilan es serutnya. Setengah potong jeruk nipis juga tidak ketinggalan. Jadi, selain manis, ada rasa asamnya juga. Daun mint disematkan di pinggir gelas. Perfecto! Kapan-kapan saya pengin bikin sendiri di rumah, ah, hihihi.
62 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Pengalaman pertama makan di Samarra Restaurant menyenangkan sekali, OpenRicers. Pelayannya rapi dan berseragam. Ramah-ramah semuanya. Tempatnya juga bersih. Tidak heran kalau pernah meraih penghargaan sebagai Indonesia Best Restaurants tahun 2009 versi majalah Indonesia Tatler. Restoran ini terletak di pinggir jalan Kebon Sirih. Mudah dijangkau kendaraan. Kapan-kapan saya pasti ke sini lagi. Soalnya, masih banyak menu yang belum saya coba. Terutama, kuliner daging kambingnya. Yuuuk. [] Haya Aliya Zaki

(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-08-27
Jenis Makanan
Makan Siang
Makanan Rekomendasi
  • kambing
  • acar