1
0
0
Level4
440
2
2012-04-17 46 Lihat
Dari seluruh rangkaian wisata kuliner di Makassar, ini salah satu yang membuat saya paling puas pernah menginjakkan kaki di kota yang penuh dengan makan enak tersebut.Sebenarnya resto ini tidak ada dalam jadwal awal wisata kuliner kami, namun keberuntungan memang berpihak pada kami. Kami disarankan untuk makan disini oleh orang lokal ketika kami salah jalan (rencana awalnya mau mencari coto saudara, tapi nyasar).Pangsit mie ini modelnya mie rumahan, bukan di jalan raya pula. Meskipun demikian, k
Baca Ulasan Lengkap
Dari seluruh rangkaian wisata kuliner di Makassar, ini salah satu yang membuat saya paling puas pernah menginjakkan kaki di kota yang penuh dengan makan enak tersebut.

Sebenarnya resto ini tidak ada dalam jadwal awal wisata kuliner kami, namun keberuntungan memang berpihak pada kami. Kami disarankan untuk makan disini oleh orang lokal ketika kami salah jalan (rencana awalnya mau mencari coto saudara, tapi nyasar).
18 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Pangsit mie ini modelnya mie rumahan, bukan di jalan raya pula. Meskipun demikian, ketika kami sampai disana, terlihat ada beberapa pengunjung lain yang sedang bersantap di resto ini. Agaknya apa yang dikatakan orang tadi benar, mie ini memang favorit orang sekitar.

Suasana dalam resto ini santai, seperti pada umumnya resto mie. Meskipun tanpa AC, tapi udara hari itu tidak terasa panas. Interiornya sederhana, hanya beberapa meja panjang dengan bangku plastik. Tidak terlalu ramai, mungkin karena itu bukan jam makan. Begitu kami duduk, pelayan pun menyajikan menu. Menunya tidak terlalu banyak, jadi tidak terlalu pusing untuk memilih.
9 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Kami pun memesan 1 mangkuk pangsit mie spesial. Tidak sampai 10 menit, mie sudah tersaji di hadapan kami. Nah, baru saat itulah kami menyadari kebeneran kata-kata orang tadi, memang mie ini terlihat lezat sekali. Tidak menunggu lama, kami pun mencicipi pangsit mie di meja. Suapan pertama, wajah teman saya langsung berubah, takjub!

Rasa mienya memang enak sekali, perpaduan antara rasa kenyal dan aroma mie benar-benar pas. Mienya terkesan sederhana, tapi ketika dikunyah ternyata rasanya cukup kompleks, kenyal sekaligus lembut. Daging yang disajikan terdiri dari 2 macam daging, ayam garam dan babi merah. Keduanya sangat gurih dan empuk. Ditambah dengan beberapa pangsit (goreng dan rebus) yang tersaji di mangkuk, mie ini tidak ada bandingannya. Selain itu, kuah ayam yang disajikan untuk menemani acara makan mie kali ini juga enak. Ringan, tidak berminyak tapi terasa manis sekali, khas kaldu ayam kampung.
16 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Dalam waktu 10 menit, kami pun sudah memesan mangkuk kedua. Rasanya tidak puas bila mie seenak ini tidak dimakan sampai puas, apalagi kami tidak tahu entah kapan lagi kami bisa menemui mie yang serupa. Saat membayar di kasir, yang melayani pemiliknya sendiri, wanita chinese muda. Harga yang harus kami bayarkan pun sangat bersahaja, cukup 50.000 untuk 2 mangkuk mie ditambah minuman. Kalau kami berkunjung ke Makassar lagi, pasti pangsit mie ini akan masuk dalam urutan pertama di jadwal wisata kuliner kami.

(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Pembelanjaan per orang
Rp25000 (Makan Siang)
Makanan Rekomendasi
  • pangsit mie