11
2
0
Level2
29
4
Malam hari, rasanya paling pas makan mi aceh yang hangat dan pedas. Mi aceh yang terkenal di Medan adalah Mi Aceh Titi Bobrok. Letaknya di daerah Setia Budi. Dinamakan Mi Aceh Titi Bobrok karena rumah makan ini awalnya adalah warung kecil yang berdiri di dekat jembatan (titi) yang bobrok. Mi Aceh Titi Bobrok selalu ramai oleh pembeli. Apalagi, malam Sabtu dan Minggu. Setiap harinya, minimal 100 kg mi terjual. Ketika saya datang, suasana restoran padat sekali. Suara pembeli
Baca Ulasan Lengkap
52 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Malam hari, rasanya paling pas makan mi aceh yang hangat dan pedas. Mi aceh yang terkenal di Medan adalah Mi Aceh Titi Bobrok. Letaknya di daerah Setia Budi. Dinamakan Mi Aceh Titi Bobrok karena rumah makan ini awalnya adalah warung kecil yang berdiri di dekat jembatan (titi) yang bobrok.

Mi Aceh Titi Bobrok selalu ramai oleh pembeli. Apalagi, malam Sabtu dan Minggu. Setiap harinya, minimal 100 kg mi terjual. Ketika saya datang, suasana restoran padat sekali. Suara pembeli yang antre dan suara pelayan dalam logat Aceh, hiruk pikuk memenuhi ruangan.
43 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Yang rada beda, dapur terletak di bagian depan. Begitu masuk, pembeli langsung disuguhkan “pemandangan” kelincahan pelayan yang sedang memasak dan mengolah mi aceh. Pembeli yang ingin take away, antrenya di dekat dapur ini.

Kalau dilihat, penampilan mi aceh memang berbeda. Warnanya kuning betul karena sebelumnya dibaluri kunyit. Mi-nya juga besar-besar. Sekilas, seperti spageti. Yang paling laris adalah mi aceh kuah kepiting. Tapi, saya memilih mi aceh kuah udang karena saya penggemar udang.

Begitu mi aceh sampai di meja saya, mmm ... aroma rempah-rempahnya langsung tercium. Kuahnya merah kental dan bercita rasa pedas (seperti kari). Disajikan dengan campuran udang, tomat, toge, seledri, bawang goreng, acar, dan emping. Selain mi kuah, ada juga mi goreng. Anda cukup mengeluarkan uang Rp8 ribu untuk seporsi mi aceh ini. Murah bukan?
40 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Selesai makan, tanpa sadar saya berdecak kagum melihat para pelayan yang tampak sigap bolak-balik membawa beberapa piring mi di tangan hingga sampai ke meja pengunjung. Akan tetapi, saya tidak bisa terkagum lama-lama karena harus segera beranjak. Pengunjung yang lain sudah mengantre tempat duduk. Selain itu, baju saya juga telah basah oleh keringat.
Mungkin karena efek pedasnya mi aceh tadi. Mungkin karena suasana ruangan yang semakin padat pembeli. [] Haya Aliya Zaki
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2012-08-13
Jenis Makanan
Makan Malam
Makanan Rekomendasi
  • Mie
  • Mi
  • Aceh
  • Titi Bobrok
  • Medan
  • Kuning