2
0
0
Level3
94
18
2011-11-29 130 Lihat
Sate kok kuah..? Gimana rasanya ya.. Liat spanduk gerobak nya jadi penasaran, coba ahh.. Lagipula selain rame, ya karena penasaran aja dengan nama dan rasanya.Tempat dengan gerobak dan meja ini, memang sering rame, sampai-sampai yang mau makan harus rela menunggu, tetapi kebetulan saya sudah dapat tempat duduknya, hehe maklum kalau makan ditempat begini ya begitu deh caranya..Tak lama setelah memesan, dihidangkan juga di depan saya, yang namanya Soto Tangkar Sate Kuah tersebut. Ternyata tidak b
Baca Ulasan Lengkap
Sate kok kuah..? Gimana rasanya ya.. Liat spanduk gerobak nya jadi penasaran, coba ahh.. Lagipula selain rame, ya karena penasaran aja dengan nama dan rasanya.

Tempat dengan gerobak dan meja ini, memang sering rame, sampai-sampai yang mau makan harus rela menunggu, tetapi kebetulan saya sudah dapat tempat duduknya, hehe
maklum kalau makan ditempat begini ya begitu deh caranya..

Tak lama setelah memesan, dihidangkan juga di depan saya, yang namanya Soto Tangkar Sate Kuah tersebut. Ternyata tidak berbeda jauh dengan soto tangkar pada umumnya. Yang membedakan dagingnya ada sate sapi yang dibakar seperti sate umumnya dicampur dengan kuah soto tangkar. Memang sih rasa bakaran daging sapinya masih melekat, jadinya makan soto itu serasa makan sate dengan kuah.

Rasa kuah santannya berasa banget bumbunya. Bercampur dengan aroma daging di kuahnya. Daging sate nya empuk, selain sate terdapat pula potongan-potongan daging seperti babat, kikil yang empuk dan gurih pula.

Dengan harga Rp 10 ribu sudah bisa menikmati makan siang dengan nasi putih, cukup murah kan..
16 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
14 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
31 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
15 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Makanan Rekomendasi
  • Soto Tangkar Sate Kuah