1
0
0
Level4
2013-07-28 79 Lihat
Beberapa waktu yang lalu, saya dan pacar mencoba makan di Happy Cow. Ini adalah tempat makan steak yang baru di daerah Dago Atas. Karena pernah dengar dari teman, makanya saya dan pacar tertarik untuk makan di sini. Happy Cow ini suasananya semi terbuka. Jadi, tempat duduknya itu mengingatkan saya sama kursi-kursi taman yang berbentuk panjang dan menyatu dengan meja kayu tanpa sandaran. Meskipun beratap, tapi karena semi terbuka jadi ya nggak berdinding. Agak dingin kalau di malam hari dan abis
Baca Ulasan Lengkap
Beberapa waktu yang lalu, saya dan pacar mencoba makan di Happy Cow. Ini adalah tempat makan steak yang baru di daerah Dago Atas. Karena pernah dengar dari teman, makanya saya dan pacar tertarik untuk makan di sini.

Happy Cow ini suasananya semi terbuka. Jadi, tempat duduknya itu mengingatkan saya sama kursi-kursi taman yang berbentuk panjang dan menyatu dengan meja kayu tanpa sandaran. Meskipun beratap, tapi karena semi terbuka jadi ya nggak berdinding. Agak dingin kalau di malam hari dan abis ujan. Happy Cow ini juga menyatu dengan Suju Ramen. Jadi, kalau lagi malas makan steak, bisa pesan juga menu ramen. Sayang, meski tempatnya di pinggir jalan, tapi Happy Cow nggak buka sampai malam. Maksimal last order jam setengah 10. Padahal tempatnya lumayan enak kalau buat nongkrong dan menunya cukup bervariasi.

Menu yang ditawarkan tentu saja steak yang paling utama. Dari mulai sirloin, tenderloin, chicken steak, hingga burger steak dengan pilihan daging lokal maupun impor. Sayang, untuk kentang kita nggak bisa milih. Misalnya menu yang saya pesan menggunakan wedges, saya nggak bisa ganti ke mashed potatoes. Padahal lebih enakan kentang lumat itu
. Harganya standarlah untuk menu steak, mulai dari Rp15.000-Rp100.000an (ukuran besar tentu saja). Plus, ada pula berbagai menu minuman dan side dish yang bisa dipilih.
35 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
34 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Pilihan si pacar adalah tenderloin 200 gram, sementara saya adalah chicken steak. Setelah beberapa menit menunggu, pesanan si pacar datang duluan. Hmm, daging steak yang tebal membuat saya jadi tergugah untuk mencoba. Minta dipotongin sedikit untuk dicicip nggak ada salahnya dong. Sebelum dimakan, dicelup dulu ke dalam saus blackpepper yang disediakan dalam mangkuk kecil. Rasanya enak. Dagingnya empuk (karena medium rare), tapi kok bagian dalamnya agak terasa hambar ya. Saya yang norak apa emang semua daging steak gitu ya?
26 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Pesanan saya sendiri adalah dua lapis daging ayam yang digoreng dalam tepung kemudian dihidangkan dengan salad dan wedges. Uhmm, kalo boleh jujur, daging ayamnya hambar. Terus, tepung luarnya itu mengingatkan saya dengan tepung mendoan karena warnanya yang kuning dan empuk. Nggak terlalu recommended sih, tapi buat yang lapar bolehlah karena porsinya cukup besar.
20 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-07-15