2
0
0
Nomor Telepon.
081804544472
Baik untuk
Kencan / Berpasangan
Hang Out
Jam Buka
Mon.-Sun. 10:00-22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Makananan Rekomendasi
Bistik Ayam Bistik Daging Sapi Bistik Telon
Ulasan (2)
Level4 2012-12-08
44 Lihat
selain tengkleng dan selat solo, ada juga kuliner khas solo lainnya..yaitu bestik..untuk yang diluar solo mungkin nama bestik masih asing atau mengira kalau bestik ini adalah beef steak, seperti perkiraan saya dulu sebelum mencicipi. cukup banyak penjual bestik di solo, salah satunya harjo bestik yang berada di jalan Dr Radjiman sebelah timur perempatan Pasar Kembang Solo. harjo bestik juga dapat anda temui di jalan Kapten Mulyadi dan jalan Veteran. harjo besik yang di radjiman ini tempatnya cuma berupa tenda kaki lima dan buka mulai sore hari. menggunakan beberapa meja dan bangku kayu panjang. warung ini menawarkan beberapa varian bestik seperti lidah goyang, bestik telon, kamar bola, bestik campur. selain itu ada juga nashor, bakmi (godok + kuah), risoles. disini saya memesan LDG, LDG itu singkatan dari lidah goyang. oiya disini juga ada menu elek - elekan yang banyak di buru pengunjung, tapi anehnya di daftar menu tidka di tulis, jadi kalau yang belum pernah kesini mungkin blm tau. elek - elekan itu lidah sapi goreng yang tidak di pakai dalam bestik. rasanya gurih dan crispy.oke kembali ke LDG, satu porsi terdiri dari lima potong lidah sapi, kentang , selada, wortel, mayonaise, tomat dan acar mentimun yang di siram kuah. kuahnya berwarna coklat cukup pekat dan terlihat segar, di dalam kuah terdapat irisan bawang bombay yang menambah bestik terasa lebih nikmat. lidah sapinya cukup empuk apalagi setelah kerendam kuahnya. rasanya lebih di dominan manis sama gurih. walaupun warungnya berupa tenda kaki lima, tapi soal rasa patut di coba. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-07-18
32 Lihat
Hi Openricers,Bistik Solo memang sangat terkenal yaa, bistik ini bentuknya jadi mirip semur , bistik solo juga bisa di temukan di mana saja di kota ini, baik di reestaurant mewah, ataupun di makanan pinggir jalan alias kaki lima, dan gw mencicipi keduanya , kali ini gw review dulu di yang kaki lima, tempat ini memang snagat tidak meyakinkan , tapi rasanya sangat enak, namanya adalah Harjo Bestik atau Haryo Bestik.Harjo Bestik ini terletak di Jl.Dr Radjiman, di daerah ini gak jauh dari nasi liwet yu sani yang begitu terkenal , sepanjang jalan ini memang banyak kedai makan kaki lima kayak yang satu ini , sebenernya gw gak sengaja menemukan tempat ini, di buku perjalanan gw memang ada Harjo Bestik, jadi karena nasi liwetnya udah tutup alhasil gw ke sini aja deh daripada perut laper hehehe.Parkiran di tempat ini sih memang luas banget ya,bisa di sepanjang jalan, awalnya gw memang gak yakin ini merupakan makanan terkenal di Solo, sangat gak meyakinkan deh pokoknya soalnya dari luar kelihtannya kotor banget dan dekil gitu hahaha, trus gw cek deh di buku dan memang bener sih tempatnya, yaudalah ya gw langsung turun dari mobil dan menuju warung makan kaki lima yang satu ini.Dan gw memang satu-satunya yang makan di sini, maklum sih udah jam 11 malam kalau ga salah, dan beberapa menu mereka memang udah abis beruntung bestik andalan mereka masih ada hehe, tempatnya itu berupa gerobak masaknya, yaa kayak mie tek-tek gitu deh, jualan nya juga ada nasi goreng dan kawan-kawannya , tapi yang paling special lah yaa bestik solonya ini, dari segi kebersihannya terlihat kurang oke sih memang hehe.Tempat makannya juga cuma ada 2 meja panjang gitu ,dan beberpa kursi plastik, dari segi kenyamanan makan memang kurang , tempatnya kan juga kurang bersih yaa, tapi nampaknya semua bakal ketutup dengan rasa makanan yang begitu enak dari tempat yang satu ini , dan masaknya ini menggunakan wajan ala cina gitu kan yaa, masaknya juga cepet banget dan gw memang sempet liat cara pembutannya hehe.>>Bestik CampurBestik di sini dagingnya bisa di campur antara daging dan juga lidah,makanya di sini gw pilihnya yang campur, jadi masaknya itu daging sapinya di cincang kasar dengan pisau untuk daging gitu, makanya jadinya agak kayak daging cincang, tapi besar-besar kalau lidahnya mah di potong biasa aja , kemdian di masaknya di tumis dengan bawang kemudian di kasih kuah kecap gitu sangat sederhana namun aroma pas di masaknya memang udah mengundang banget , aromanya begitu sedap , surprise banget deh.Di sajikannya di atas piring dengan potongan kentang goreng, wortel dan selada kemudian di masaknya juga pakai tomat sebagai pemberi rasa asam yang segar , di sini kan bestiknya gak pake mayonaise gitu hehe, mayonasienya udah di oseng bersamaan dengan bumbunya jadi udah bercampur rata , pas dtaeng yang pertama gw coba adalah bumbunya, bumbunya ini bener-bener menyegarkan , rasa manisnya ini gurih banget , gak cuma sekedar kecap, aroma bawang dapet , bawang merah dan bawang putih, kemudian ada asm-asamnya juga, bener-bener sangat enak deh rasanya.Daging bistiknya juga sangat empuk karena udah di cincang gitu kan modelnya, apalagi lidahnya ini halus banget, bumbunya juga sangat menyerap bener-bener sangat enak rasanya, apalagi di makannya dengan acar timun dan cabe rawit yang di geprek di dalam bumbu bestik ini, jadi ada sensasi pedas yang meletuk-letuk dan di makan dengan nasi putih hangat, bener-bener makanan yang sangat enak , di luar dugaan banget kalau di lihat dari tempatnya, bistik lidah paling enak !!Price : Rp 15.000,00 Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)