4
0
0
Nomor Telepon.
(024) 3549692
Jam Buka
Mon.-Sun. 10:00-21:30
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Ulasan (4)
Level4 2013-10-23
174 Lihat
Sate dan Gule Kambing 29 terletak di Jl. Jendral Suprapto 29, tepatnya ada di seberang Gereja Blenduk, Kota Lama, Semarang. Rumah makan ini cukup terkenal. Dan mereka masih mempertahankan kesan vintagenya. Dapat dilihat pada dinding-dindingnya yang ditempeli oleh banyak tanggalan. Khas jaman dulu sekali. Begitu dapat tempat duduk, langsung saja saya memesan sate dan gule kambing yang katanya terkenal itu.Disini menunya bisa dipesan setengah porsi dan harganya pun beda, pastinya lebih murah. Karena saya cewek, saya lebih memesan setengah porsi saja. 15 menitan saya menunggu sambil penasaran bagaimana bentuk dan rasanya. Akhirnya pesanan datang. Dan saya kaget karena satenya disajikan berbeda seperti sate kebanyakan yang memakai tusuk. Sate disini disajikan tanpa tusuk sate dan sederhana sekali. Disajikan satu piring dengan kecap, potongan bawang merah, jeruk nipis, dan juga sambal.Sayapun langsung mencobanya, dan rasanya memang enak. Dagingnya itu empuk banget dan bau amis dari kambingnya tidak tercium. Tingkat kematangannya pun juga pas. Kemudian saya beralih untuk mencoba gule kambingnya. Saya coba sruput kuahnya dulu. Kuahnya gurih dan segar. Ada sedikit rasa pedasnya. Potongan dagingnya pun juga empuk. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-07-13
152 Lihat
Bicara soal sate kambing...Meskipun ada beberapa warung sate kambing lainnya di semarang yang enak, tapi B29 ini tetep jadi pilihan keluarga kalau pengen makanan serba kambing...Makan disini yang spesial menurutku adalah sate buntelnya...bener2 enak deh..Sate buntelnya besar, makannya pake kecap yang dikasih ulegan cabe rawit dan merica bubuk...Wah bayangin aja jadi pengen ngiler neee...harganya 35rb aja...cukup bersahabat...Lainnya sate buntel, di tempat ada sate kambingnya, pasti dong!! hehe...Satenya enak, empuk, dan potongan dagingnya lumayan besar...Trus ada menu yang pakai kuah, ada gule balungan...wah asik makannya pake disruput dagingnya karena nempel di balung atau tulang-tulangnya...Jadi tempat yang recommended untuk makan sate, tempatnya juga bersih dan cukup luas... Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-07-13
65 Lihat
meskipun sate buntel itu makanan khas solo, tapi sate buntel dapat di temui di semarang juga.. sate dan gule kambing 29, warung makan yang cukup legendaris dan terkenal...lokasi & suasana : sate dan gule kambing 29 dapat anda temui di jalan Letjend Soeprapto 29, depan gereja blenduk...suasana warung sate ini ga terlalu ramai, tapi jujur saya suka sama konsep interiornya..cahayanya yang terang, foto dan lukisan bangunan jadul tertempel hampir memenuhi dinding warung makan ini..bersih, rapi.. walaupun ga terlalu luas banget.. menu : menu warung makan ini adalah olahan kambing, dari mulai sate, gule, sum-sum, balungan/tengkleng,olor , pokoknya masakan serba kambing.. satenya ada beberapa macam, sate campur,sate buntel, dan sate daging... saya tertarik dnegan sate buntelnya.. sate empuk dnegan balutan lemak tipis.. 1 porsi isinya cuman 2 tusuk yang lumayan besar..empuk,gurih dan tidak bau prengus.. nikmat. 1 porsi sudah sangat mengenyangkan buat saya... untuk harga memang lebih mahal dibanding sate daging biasanya.. 1 porsi dengan isi 2 tusuk di banderol 33k Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Hi Openricers,Saya sampai Semarang saat hari sudah mulai gelap, sehabis mampir beli wingko babad , makanan pertama yang saya makan adalah suatu kedai makan spesialis sate yang sangat terkenal di daerah Semarang ini, letaknya juga ga jauh dari tempat wingko babad itu , dan letaknya persis di depan gereja blenduk yang merupakan salah satu gereja paling bersejarah di kota Semarang, rumah makan ini adalah Sate Kambing 29 atau sering juga di bilang Sate Kambing Pak YoeNama Sate Kambing 29 ini saya juga kurang tahu dari mana asalnya, mungkin dari tempatnya yang berada di sebuah rumah Jl. Letjen Soeprapto nomor 29, dan lokasinya itu di Kota Lama Semarang, nah kota lama ini kalau di Bandung ibaratnya itu Braga, tempat ini memang kayak kota tua gitu, dan bangunan yang paling jadi pusat perhatian adalah greja blenduk yang biasa di pakai untuk foto pre-wed hehe, soalnya di sana saya emang lihat ada orang lagi foto pre-wed sementara saya mengambil view gereja blenduk ini.Kesan jadul memang cukup terasa di rumah makan ini, saat itu memang hanya saya dan keluarga yang makan di situ, tempat ini memang sebuah rumah jadul, lantainya pun masih menggunakan batu yang kayak di rumah oma saya gitu deh hahaha, jadi cuma satu lantai dan di ruangan itu penuh dengan meja dan juga kursi yang di tata cukup rapi, buat kebersihannya sih juga baik yaa, semuanya bersih dan juga atmosfer saat saya makan di sini juga nyaman, hawanya cukup adem, karena udah agak malem gitu, angin sepoi-sepoi yang enak banget , sambil makan sate hehe.Nampaknya Gereja Blenduk ini memang menjadi salah satu fenomena dan daya tarik sendiri di daerah, dan di restaurant ini sekeliling dindingnya itu ada lukisan gereja blenduk dari berbagai sisi dan berbagai suasana , dan juga ada beberapa hasil karya fotografi yang berlatar gereja blenduk ini, dan ternyata pas baca di salah satu buku kuliner yang saya baca, ternyata sang pemilik ini memang salah satu pecinta seni dalam bidang lukisan dan fotografi hehe, gak heran deh makanyaa hehe.Jadi pas kita makan di sini kita juga bisa melihat pemandangan ke gereja blenduk yang satu ini, soal pelayanannya sih oke" aja, tempat ini gak punya buku menu, menunya itu sudah terpampang besar di dindingnya lengkap dengan harganyaa, dan semua pelayan di sini itu ramah-ramah , dengan nada bicara yang halus dan penjelasan menu yang detail , sangat baik dari pelayanannya, dapurnya sih di belakang ya, jadi kita ga bisa ngeliat bagaimana proses makanan ini, tapi saya bisa jamin higienis lah hehhe, dan lumayan cepat kok datangnya makanan ini, dan gak lama pun makanan saya sampai>>Sate CampurSemua sate di sini menggunakan daging kambing, jadi cuma ada satu jenis sate , tapi untuk penyajiannya itu ada sate daging kambing biasa dan satu lagi adalah sate buntel, karena penasaran , jadi saya memesan sate campur, jadi di dalam satu porsi ini diep sate yang udah berbeda, katanya sih biar lebih aman di makan anak-anak hehe, satenya di bakarnya juga pas banget kok, ada bagian gosongnya yang juga wangi deh pas banget aromanya, dan di sajikan di atas piring yang di kasih kecap kemudian diberi potongan bawang merah dan tomat serta di tambah cabe rawit tumbuk, rasanya sangat pas, bener-bener enak banget deh rasanya, salah satu sate yang paling enak yang pernah saya makan, sangat tidak menyesal makan sate di tempat yang satu ini, mantap banget Price : Rp 35.000>>BalunganIni dia salah satu teman makan sate kambing yang paling pas dan recomended banget di kedai makan satu ini, namanya adalah balungan , atau di solo lebih akrab di kenal dengan tengkleng , cuma ada bedanya sih , kalau tengkleng itu biasanya kuahnya dikit , alias anyep-anyep doang , kalau balungan ini kuahnya banyak kayak gulai, untuk isinya sih sama aja, berupa tulang dan sendi-sendi kambing , memang enak sih rasanya , dan ga bau prengus kok, kemudian kuahnya juga gurih dan wangi, tapi sebelumnya memang di kasih perasan jeruk nipis buat nambah mantap , dagingnya ini juga udah menyerap banget sama bumbu di kuahnya sehingga empuk dan enak banget, jamin balik lagi deh , sayang kuahnya terlalu polos, musinya di berikan potongan tomat atau kol serta bawang goreng , supaya makin enak , yummmyyPrice : Rp 20.000,00 Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)