13
2
0
Semua Cabang (1)
Nomor Telepon.
(024) 3541683
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon.-Sun. 08:00-22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Website Restoran
http://www.tokooen.com
Makananan Rekomendasi
Bistik Hamburg Es Krim Tuty Fruty Nasi Goreng Spesial Ham Oen's Symphony
Ulasan (15)
Level4 2015-12-28
282 Lihat
toko oen ini merupakan sebuah bakery dan kafe yang menjual aneka kue, es krim dan masakan eropa khas jaman dululokasinya ada di pusat kota dan masih menempati sebuah bangunan kolonialtempat makannya tidak begitu luas sebenarnya, tapi suasananya masih dipertahankan seperti jaman dulu, mulai dari interior, sampai ke meja kursinya, semuanya masih antikcocok nih suasananya untuk makan bersama dengan keluarga, dan cocok juga untuk foto-foto di tempat inibegitu masuk, kita sudah dihadapkan dengan etalase yang penuh memajang aneka kue-kue dan cake, juga roti dan pastry yang bentuknya lucu-lucumasih ada lagi toples-toples berisi kue kering seperti nastar yang tentunya menggoda untuk dicobakali itu yang pertama saya coba adalah menu ice creamnya, yaitu mocha ice creamharganya tidak murah juga untuk ice cream mocha ini, tapi ingin dicoba karena katanya home made dan rasanya enakmocha ice cream ini berupa gelas tinggi yang diisi tiga scoop ice cream vanillanya, diberi whipped cream homemade dan disiram dengan saus kopi, lalu dihias dengan kue lidah kucinguntuk rasa ice creamnya sendiri cukup enak, apalagi setelah dicampur dengan saus kopinyamasalahnya hanya es krimnya cepat sekali mencair, tapi overall rasanya cukup enak dan reccommended untuk dicoba es krim di tempat ini Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2015-06-04
192 Lihat
Toko Oen ini sudah menjadi icon nya kota Semarang , baik bangunan dan makanannya masih sperti awal dibukanya tempat ini sekitar tahun 1936, pemiliknya warga keturunan, dahulu menediakan kue dan roti, pelanggannya dari orang chinese sampai orang Belanda, oleh itu banyak makanan nya peraduan antara makanan chinese dan makanan eropa.Bangunan yang cukup unik didalamnya juga masih menggunakan alat alat  yang jadul, meja dan kursinya juga masih asli, dekor interior juga masih terjaga rapih, dan dipelihara dengan baik.Makanan nya yang paling sering dipesan bistik lidah sapi nya, menu ini sudah jadi menu wajib yang dipesan tamu yang datang baik yang domestik maupun turis mancanegara.Toko Oen cukup terkenal diluar negeri dari zaman kolonial, karena tempat ini menjadi tempat makannya mereka waktu tugas disiniCap jay nya juga menjadi sajian khusus menu disini, pada umumnya kuah cap cay warnanya keruh gitu, tapi disini sausnya berwarna merah campuran saos tomat, isinya juga menggiurkan potongan dagingnya besar.Menurut berita yang saya dengar juru masak dan pegawainya merupakan keturunan dari orang tua nya yang juga kerja disini.  Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-12-29
305 Lihat
Berlokasi di pinggiran jalan utama Kota Semarang, tampaknya Toko Oen memang sudah menjadi salah satu ikon sekaligus tempat yang wajib dikunjungi setiap kali datang ke kota ini. Tempatnya berupa sebuah bangunan tua yang khas sekali zaman Belanda ya. Restorannya sangat luas, meja dan kursi yang terbuat dari kayu dan masih terkesan jadul. Di bagian pintu masuk ktia akan langsung disambut dengan aneka kue dan roti yang memang hampir semuanya tipikal kue jadul. Waktu saya datang di akhir pekan sih tampaknya tidak terlalu ramai restorannya, jadi cukup nyaman deh untuk tempat nongkrong. Makanan: Bistik Babi, Rp. 70kMenu makanan yang disajikan di Toko Oen ini mungkin sesuai dengan konsepnya berupa Restaurant, Ice Cream Palace & Patisserie. Jadi mereka terutama menyajikan berbagai macam jenis es krim tempo dulu yang sangat khas, ditambah dengan berbagai olahannya seperti Soda Float, Sundae, Banana Split dan lainnya. Disini juga tersedia berbagai jenis roti dan kue kering di bagian depan restoran tempat kita bisa memesan aneka makanan tersebut. Saya datang ke Toko Oen untuk menikmati makan siang dengan berbagai pilihan yang ada di sini. Menu Main Course yang ada di sini sebagian besar adalah Western dengan sedikit menu Indonesia seperti nasi goreng dan lainnya. Pilihan saya adalah menu Bistik Babi yang katanya cukup favorit. Menu ini memang sekilas mirip sekali dengan steak-steak tempo dulu. Menggunakan daging babi yang sangat empuk yang sebelumnya sudah dibaluri dengan tepung panir terlebih dahulu, sehingga rasanya enak. Tepung panir yang digoreng tidak garing, jadi masih menyisakan rasa dari dagingnya yang enak. Trus dalam penyajiannya akan disiram dengan saus steak berwarna coklat yang sepertinya dicampur dengan susu karena rasanya gurih. Sebagai side dishnya adalah aneka sayuran rebus dan kentang yang digoreng, bukan french fries lho. Saya suka banget dengan tipe saos steak seperti ini, rasanya manis-manis dan enak deh. Porsinya lumayan jumbo dan bikin kenyang deh. Harga yang ditawarkan memang tidak murah, tapi sebanding lho dengan rasa yang didapatkan.Tempatnya bersih, walaupun kuno tetapi semua barang dan restoran sangat terawat, tidak berdebu dan tampak bersih. Meja dan kursinya juga bersih. Untuk peralatan makan semunya disimpan dan baru akan dikeluarkan ketika kita memesan makanan. Pelayanan sudah bagus, dimana karyawannya sangat ramah dalam melayani pengunjung yang datang dan sangat membantu ketika akan memesan. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-05-05
190 Lihat
Kali ini saya ngemil sore di restoran yang namanya itu Toko Oen. Dari namanya sih sepertinya ini bukan pure Indonesia murni, dan ternyata betul. Kata sepupu saya disini itu ada menu yang rasanya cukup enak dan jarang ditemui diluar yaitu poffertjes. Jadi saya dan pacar saya memutuskan untuk menikmati sore hari sambil ngemil deh disini.Suasanan sore itu cukup ramai juga disini dan juga suasananya cukup nyaman untuk nongkrong. Dan yang saya kaget disini ada menu non halalnya dan saya tanya ke pegawainya katanya tempat masaknya dipisah, jadi kami lega deh jadinya. Untuk pelayannya sendiri disini cukup ramah dan juga cepat dalam menyajikan menu. Disini juga cukup bersih.Saya memesan menu legendarisnya yaitu poffertjesnya disini 1 porsi karena cukup banyak juga isinya disini dan juga saya memesan Es Kelapa Kopyor disini. Beberapa saat kemudian akhirnya pesanan sayapun datang dan melihat bentuknya saja sudah cantik dan juga indah. Isi dari offertjes ini adalah 12 buah jadi adil deh dibagi menjadi dua. Untuk rasanya sendiri enak ya. Adonannya pas dan juga cukup terasa menteganya. Ditaburi juga dengan coklat dan juga keju yang cukup banyak dan membuat rasanya semakin lezat. Dimakannya enak dan juga menjadi lembut dimulut dan juga ini manisnya pas. Untuk kelapa kopyornya juga seger. Kelapanya enak dan juga ini yang bikin seger. Kopyornya juga manisnya pas dan cocok dengan kelapanya. Enak dan seger deh minumannya.Cukup puas deh bisa ngemil sore disini. Masakan disini cukup lezat juga tapi sayang saya belum bisa mencoba menu lainnya selain yang saya pesan barusan, pengen lagi jadinya kesana. Harga yang dipatok disini juga OK dan pas. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-02-09
160 Lihat
Mengunjungi kota kelahiran, Semarang, walaupun cuma sebentar namun cukup untuk memulihkan semangat. Kota dengan segudang aneka makanan, mulai dari masakan khas Jawa, Chinese Food, masakan Jepang, Eropa, ada disini. Salah satu rumah makan yang menyajikan aneka hidangan barat tempo dulu yang terkenal di Semarang adalah Toko Oen. Terletak di jalan protokol Pemuda, berlokasi berhadapan dengan salah satu mal yang cukup besar di Semarang.Suasana interior rumah makan ini bernuansa kolonial tempo dulu. Meskipun bernuansa jadul, tetapi tertata dengan rapi dan terawat bersih. Di ruangan bagian depan terdapat etalase tempat menjual aneka macam kue kering tempo dulu yang begitu menggugah selera, di antaranya lidah kucing, nastar, dan putih salju, aneka kue lainnya. Saya sengaja memilih ruangan di bagian belakang untuk menikmati hidangan di rumah makan ini. Pilihan saya adalah:Bistik LidahSalah satu hidangan kegemaran saya adalah Bistik Lidah. Dalam satu porsi terdapat dua potong lidah berukuran sedang. Disiram dengan saus jamur yang gurih, lembut di mulut dan menggugah selera, disajikan dengan beberapa potong kentang dan sayuran hijau, sungguh lezat. Bistik lidahnya cukup empuk dan berasa gurih juga. Sungguh mengenyangkan menikmati sajian ini.Kroket AyamHidangan snack yang menjadi pilihan saya adalah kroket ayam. Berupa ragout ayam yang dicampur dengan kentang dan digoreng dengan baluran tepung panir di bagian luarnya, terasa gurih dan nikmat. Terasa agak sedikit asin, namun jika menikmatinya dengan olesan mustard yang disediakan, maka menjadi paduan rasa asin-asam yang lezat. Rhum Ice CreamSebagai hidangan pencuci mulut, saya memilih rhum ice cream. Disajikan dengan hiasan sepotong lidah kucing dengan campuran butiran kismis, saat disajikan sudah tercium aroma rhum yang wangi menggoda. Tekstur es krimnya agak sedikit kasar. Aroma rhum nya cukup kuat, namun tidak membuat eneg. Es Kelapa KopyorSebagai minuman penyegar, saya memilih Es Kelapa Kopyor yang memang agak jarang ditemukan. Disajikan dengan gelas agak besar dan sirup cocopandan, terasa sangat menyegarkan. Apalagi lama di Jakarta tidak menemukan es kelapa ini, dan memang jenis kelapa ini jarang ditemukan. Tekstur kelapa kopyor memang lebih lembut dan lunak dibandingkan kelapa muda biasa. Harga hidangan disini memang agak lebih tinggi, namun jika dibandingkan dengan citarasa yang disajikan dan kenikmatan menyantap menu makanan, rasanya sudah pas. Takkan terlupakan. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)