3
2
0
Nomor Telepon.
(031) 8539000
(031) 3524340
Baik untuk
Business Meeting
Kencan / Berpasangan
Jam Buka
Mon.-Sun. 09:00-22:00
Metode Pembayaran
Visa Master Tunai / Cash Kartu Debit
Info Lainnya
Area Parkir
Pajak Penjualan
Makananan Rekomendasi
Nasi Goreng Hitam Passion Fruit Delight Salmon Vinaigrette Sop Buntut Goreng ala Cafe HOS Wedang Kayu Manis
Ulasan (5)
Level4 2013-06-26
660 Lihat
House of Sampoerna Cafe, aku dulu enggak tau kalo ternyata di HOS alias House of Sampoerna ada cafenya, terus pas kapan lalu jalan bareng temen-temen, diajakin mampir di House of Sampoerna Cafe ini. oia yang belum tau tempatnya House of Sampoerna Cafe. banyak orang yang enggak tau memang, soalnya ini berada di gang kecil gitu memang, jadi wajar kalo susah ditemukan. Cafe yang satu ini berasa banget kolonial dan terasa sekali aura artistiknya, jadinya kita kayak dibawa ke dalam keadaan tahun berapa gitu.Pelayanan disini ramah dan yang memang orang suka kesini itu tempatnya ini, memang aku akui disini keren gitu tempatnya. designnya yang belum pernah aku temui di resto manapun. oia di dalam sini ada foto-foto dan cerita, kisah tentang sejarah didirikannya House Of Sampurna sampai akhirnya menjadi sukses seperti sekarang ini loh... keren kan...oia soal makanan disini, banyak menu yang bisa kita pesan disini. ada Nasi Goreng Hitam, Passion Fruit Delight, Salmon Vinaigrette, Sop Buntut Goreng ala Cafe HOS, Wedang Kayu Manis, nah aku disini nyobain es tehnya... hehehe ternyata disini cuma nyobain es teh? iyah, abisnya disini harganya mahal-mahal,. jadi gak berani beli macem-macem. disini estehnya sama kok kayak ditempat lain, manisnya cukup, segernya juga dapet kan kebetulan surabaya lagi panas juga. jadi yang bikin aku tersanjung banget disini itu memang bentuk dan design restonya, keren Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level2 2012-11-21
466 Lihat
kafe HOSTempatnya sangat menarik, bersebelahan dengan museum House Of SampoernaMuseum ini daya tarik utama sehingga saya sering ke sini. Minimal untuk mengantar tamu dari luar kota.Tempatnya akomodatif, bisa untuk berfoto, tidak ada larangan memakai DSLR dan tidak cerewet terhadap penghobi foto.Sayangnya untuk kafenya, rasanya kadang kurang konsistenAda kalanya rasanya enak, ada kalanya parahTerakhir kali ke sini sekitar pertengahan 2011. Pesan Caesar salad, BBQ Beef soup dan Gado-gado.Sayangnya pada saat itu rasanya cukup parah. Saus saladnya tidak berasa, padahal saat awla tahun BBQ, salad yang disajikan prasmanan-nya malah sangat enakBegitu pula soup nya. Dominan rasa manis, tidak ada rasa yang saling menunjang. Agak aneh, seperti sop merah yang salah resep.Untungnya Ice Teanya yang diberi batang sereh, tetap enak Kesimpulan saya kalau mau ke sini, mungkin lebih baik saat weekend, mungkin saat itu kendali mutunya lebih ok, dan rasanya sesuai dengan standard optimalnya. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-03-30
260 Lihat
Berjalan-jalan di kota orang, tidak lengkap rasanya kalo belum nyobain tempat minum-minumnya, karena setiap kota memiliki minuman khasnya masing-masing.. Seperti yang pernah gue sambangi setelah selesai event besar di kota pahlawan ini.. Merayakan selesainya event dengan beramai-ramai menikmati minuman khas di tempat yang sangat kolonial dan terasa sekali aura artistiknya, Cafe House of Sampoerna.. Harus diakui, salut banget dengan pemilihan gedung dan lokasinya, semua sangat berseni!Rasa - Memang kami datang hanya untuk bersantai dengan minum-minum, karena cuaca pun sedang cukup dingin pada saat itu, maka tidak heran jika gue mulai mencari-cari menu minuman apa yang pas untuk menghangatkan kondisi badan waktu itu.. Dari buku menunya yang oke dan bergaya art deco itu, gue melihat ada si wedang asem.. Walaupun pilihan lain gue denger mulai disebutkan satu persatu, ya sebut saja kopi, tea, dan banyak lagi muniman lain, tapi gue memilih si minuman tradisional itu saja.. begitu semua pesanan muncul, punya gue nampak dengan gelas yang berukuran tinggi mencolok nan gagah.. Bagian atasnya ada yang ngambang, pas gue tanya itu apaan, katanya sih itu cengkeh dan kapulaga.. Masih ada lagi campuran gula merah sama asem jawanya, jadi pas diseruput, langsung anget banget dan manis pedes seger!Suasana - Pas nyampe di lokasi, pemilihan tempatnya sangat pas karena ternyata sebelahan sama museum juga, bener-bener mengedepankan seni banget.. Gedungnya memang terlihat uda tua dan artsy banget, ya wajar aja sih karena uda berdiri dari tahun 1860-an gitu kata orangnya sih.. Pilarnya kokoh dan gede dengan kaca jendela khas bangunan jadul yang ada ukiran.. jangan takut suasananya bakal spooky yah sobat openricers, soalnya mereka tetep gaya anak muda kok, buktinya nih kalo malam weekend ada live music segala..Pelayanan - Staff nya banyak dan sangat helpful, gerakan mereka cekatan dan terlihat banget sangat menjaga ruangan dengan baik dan apik, soalnya mereka ga pernah membiarkan meja kotor lama-lama.. Mereka juga bisa ngejelasin ke gue isi dari setiap menu atau minuman yang tadinya gue pikir pengen gue pesan..Wedang asem gue itu sih harganya 20K yah.. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2011-09-28
172 Lihat
Bagi yang tinggal di kota Surabaya, tentu pernah dengar cerita tentang Cafe House of Sampurna ini. Tetapi bagi yang belum pernah mendengar, kapan-kapan harus mampir nih.Tempatnya agak jauh menurut saya, karena rumah saya ada di daerah Surabaya Barat.Sedangkan House Of Sampurna, letaknya juga bukan di jalan besar, jadi seperti masuk di gang kecil gitu, dan agak kedalam lagi, bagi say aorang yang kurang tahu jalan, tentu susah mencari House of SampurnaTapi berhubung saya pergi dengan orang yang tahu jalan, jadi yukkk...sampe deh ditempatnya.Hmm...dari luar tampaknya unik, designnya seperti markasnya orang jalan Belanda, yang waktu perang-perang gitu deh.Terus masuk ke cafenya, agak sedikit gelap, romantis deh hehehe...Hmm...pilih menu makanan apa ya...disini rupanya disediakan menu makanan ala western tapi khas lidah orang Indo, tapi juga ada menu makanan khas Indo, terserah deh mau memesan yang mana.Kalau makanan khas Indo sebaiknya makan tengah, alias pesan nasi putih, nanti lauk pauknya ditaruh tengah jadi bisa mencicipi rame-rame.Kalau steak ya harus dinikmati sendiri Akhirnya memesan steak, hmmm...steaknya rasanya mantap, bumbunya cukup banyak dan nikmat untuk disantap.Harganya sedikit mahal sih menurut saya hehehe...dan kalau makan disini, jangan dibandingin dengan resto-resto yang sudah umum dimakan dan ditemui di tengah kota Surabaya yang jauh lebih terkenal mungkin, karena disini rasanya sedikit beda dan yah...sepertinya lebih memanfaatkan museumnya.Jadi kalau kesini, sambil menunggu makanan siap disajikan, harus berkeliling mengunjungi museumnya.Ada foto-foto dan cerita, kisah tentang sejarah didirikannya House Of Sampurna sampai akhirnya menjadi sukses seperti sekarang ini.Keren banget.Ternyata, awalnya itu mereka itu hanya pedagang kecil, berkeliling dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Akhirnya bisa membuka kios dan sampailah bisa mempunyai pabriknya. Mau tau detailnya? Harus mampir ke House Of Sampurna nya langsung Pelayanannya baik dan ramah, serta rapi deh kostumnya juga seragam dan yah...oklah.Semuanya ber-stempel-kan logo House of Sampurna..hmm...benar-benar ide dan karya yang unik Yuk dicoba disini Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)