0
2
0
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash Kartu Debit
Info Lainnya
Layanan Pesan Antar
Area Parkir
Ulasan (2)
Level3 2013-10-28
79 Lihat
halo Open Ricers Loverslokasi cukup strategis dipinggir jalan besar (Pantura) dan tempatnya pun cukup untuk menampung 4-5 parkir mobil.Rumah Makan bebek Haji Slamet berasal dari menu khas bebek di daerah Kartasura, Solo. Seiring berkembangnya cabang dan pesatnya kuliner tsb, bebek H.Slamet membuka franchise dan mudah untuk ditemui saat ini, cabang bebek goreng H. Slamet yang saya kunjungi daerah Gombong, Jawa Tengah Bagi yang biasa makan bebek, pasti sudah tau rasa Bebek Goreng H. Slamet, rasa tiap cabangnya sama rasa sampai sambal nya pun persis sama dengan yang di Jakarta.- Bebek Goreng- Ayam Goreng- Tahu tempe- sambal- Aneka Minumanrasa dan bumbu yang sama pada setiap cabang dimanapun berada. bebek yang dimasak cukup kering, daging empuk, bumbu khas dan tidak bau amis.Pelayanannya hanya pada kasir, karena untuk event tertentu (pada saat lebaran arus balik) resto tsb ala prasmanan/ ambil sendiri. untuk harga bebek goreng tsb Idr 16.000Selamat Makan Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Perjalanan pulang jalur darat dari Kota Cilacap menuju Solo pasti kita akan melewati Daerah Gombong, Jawa Tengah. Perjalanan yang cukup jauh dan panjang membuat kita akan berhenti untuk sekedar istirahat ataupun makan. Kebetulan waktu itu jam 2 siang, waktu yang pas untuk makan siang tentunya. Dari kejauhan sudah terlihat restoran yang dindingnya di cat warna hijau, ternyata Bebek Goreng H. Slamet. Wah, sampai ke Gombong juga ya, letaknya di Jl. Yos Sudarso tepat di sebrang pom bensin. Gampang sekali untuk dicari. Sudah tentu pilihan saya adalah Bebek Gorengnya. Namun, ternyata di resto ini ada jenis Bebek goreng biasa dan Super. Setelah saya tanya kepada pelayannya, perbedaan terletak pada ukuran dagingnya. Yang super pastinya akan lebih besar. Jadi, saya pesanlah Bebek Goreng Super bagian paha (Rp. 16.000). Disini sama dengan cabang Bebek Slamet lainnya, sambel koreknya pedes mantep! Satu porsi disajikan dalam piring putih terdiri dari nasi, bebek, dan lalapan (daun kemangi dan kol). Untuk rasa bebeknya sama juga dengan cabang lainnya, perbedaan yang kentara adalah rasa nasinya. Nasinya agak manis menurut saya, mungkin kalau beras ya memang diambil dari lokal cabang setempat.Nah, untuk tempatnya juga cukup luas, bisa pilih duduk di bangku ataupun lesehan. Tapi untuk kebersihannya agak kurang ya, mungkin karena letaknya dipinggir jalan raya yang cukup besar. Jadi lumayan banyak debu yang masuk, sehingga meja dan lantainya cepat kotor . Bagi yang suka menjelajah perjalanan darat menuju Jawa Tengah melalui jalur selatan, bisa ada alternatif tempat singgah . Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)